Follow us on

19 Agustus 2014
00:00:00 WIB

SMK Ki Dewantoro adalah sekolah swasta yang didirikan oleh Yayasan dengan akte pendirian no. 206 di kantor notaries Ny. NANNY WAHYUDI, SH. tanggal 17 Maret 1986 di Tangerang. Sekolah ini didirikan atas keinginan bersama dari para dewan guru pada waktu itu yang umumnya mengajar di sekolah negeri, untuk ikut berbhakti dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

SMK Ki Hajar Dewantoro didirikan oleh lebih kurang 10 orang dewan guru, di antaranya Drs. Muhamad Nur, Drs. Muhidin, Drs. Suwandi, Dayuman, BA, dan lain-lain pada tahun 1986. Nama Ki Hajar Dewantoro diambil dari dua pemikiran, pertama karena yang mendirikan dewan guru, maka nama Dewan, kedua diambil dari nama bapak pendidikan nasional, Ki Hajar Dewantoro. Maka lahirlah SMEA Ki Hajar Dewantoro, yang pada waktu itu memiliki siswa kurang dari 80 orang dengan satu rumpun, perkantoran.

Pada tahun 1990 meluluskan angkatan pertama, jumlah siswa meningkat menjadi lebih dari 200 siswa. Status sekolah menjadi “TERDAFTAR”. Pada tahun itu juga terjadi perpecahan di antara para pendiri, maka untuk mempertahankan dan melanjutkan misi pendidikan yang sudah dicetuskan bersama, maka SMEA Ki Hajar Dewantoro diambil alih oleh Yayasan Pendidikan Ki Hajar Dewantoro di bawah pimpinan salah satu pendirinya, Drs. H. Muhidin, sampai sekarang.

Pada tahun 1993, SMEA Ki Hajar Dewantoro yang dikelola oleh Yayasan Pendidikan Ki Hajar Dewantoro mendapat kepercayaan pemerintah dengan ditingkatkan statusnya menjadi “DIAKUI” dengan SK Dikdasmen No. 525/C/Kep/1993 tertanggal 22 Desember 1993 NDS : 344022318009 dan NSS B : 25024201 dan dapat melaksanakan ujian mandiri.

Tahun 1995, berdasarkan kebijakan baru dari pemerintah, nama SMEA diubah menjadi SMK Ki Hajar Dewantoro kelompok Bisnis dan Manajemen, dan pada tahun yang sama membuka program baru, perdagangan, dengan status “DIAKUI”. Tahun 1997, SMK Ki Hajar Dewantoro terus berkembang dengan membuka program lainnya, Akuntansi, yang terus mendapat minat dari masyarakat.

Mengikuti tuntutan zaman dan perkembangan teknologi yang semakin maju, pada tahun 2007 SMK Ki Hajar membuka kesempatan kepada masyarakat untuk dididik menjadi calon tenaga trampil dalam bidang teknologi dengan membuka program Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ). Dan satu tahun kemudian, tahun 2008 Program Keahlian Multi Media dibuka.

Sejak berdirinya, tahun 1986 SMK Ki Hajar Dewantoro berturut-turut dipimpin oleh Drs. Suyatno. Kepemimpinannya hanya berlangsung 1 tahun. Posisinya digantikan oleh Drs. H. Muhamad Nur yang menjadi kepala SMK Ki Hajar Dewantoro terlama, yakni dari 1988 sampai dengan 2005. Dengan dikeluarkan aturan pemerintah bahwa PNS harus mengajar di satu sekolah, maka beliau yang berdinas sebagai PNS di SMKN 42 Jakarta mengundurkan diri sebagai kepala Sekolah, dan posisinya diisi oleh Wakil Bidang Kesiswaan pada waktu itu, Aonillah, S.Pd., MM. Bapak Aonillah menjalankan fungsi dan tugas sebagai Kepala SMK Ki Hajar Dewantoro, dari 2006 sampai dengan 2013. Kepemimpinan beliau berakhir sebelum masa jabatannya karena meninggal dunia akibat komplikasi penyakit yang dideritanya. Posisinya digantikan oleh Saiful, S.Pd., yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Bidang Kurikulum.

Memasuki tahun pelajaran 2013/2014, SMK Ki Hajar Dewantoro memiliki total 5 jurusan terakreditasi A dengan jumlah siswa lebih dari seribu orang dan menjadi SMK Sasaran Kurikulum 2013 dan menjadi sekolah model penerapan kurikulum 2013 untuk SMK di Kota Tangerang.

Agenda

' PT Daya Adicipta Motora (DAM) selaku distributor utama sepeda motor dan ...'

' Tugas-tugas yang diberikan kepada kita adalah amanah dari Allah Subhanahu ...'

Berita Terpopuler

Jakarta - Presiden Jokowi menggelar rapat terbatas membahas
Kepada siswa-siswi SMK berprestasi seluruh

Video Terpopuler

Tangerang International Folklore Festival (TIFF) yang dilaksanakan di
Senam dan Jalan sehat ini bertempat di Lapangan Ahmad Yani, Kota

Facebook Fanpage